2 Apa Itu Dinar ? | Dinar vs Logam Mulia (LM)


Blogger | Coepoe - Apa Itu Dinar, Kenapa Dinar, Bedanya nya dengan Logam Mulia apa ?, Kelebihan dan Kekurangan Dinar di banding Logam Mulia ? Adalah sederetan pertanyaan yang mungkin sering sobat utarakan sama persis dengan kebingungan saya pada mulanya, walaupun cerita tentang Investasi Dinar ini sudah lama sekali mendengarnya, hanya sekedar angan-angan habis itu .. Yah Sudahlah !

Suatu ketika pergi jalan-jalan mampir gramedia cari steroform dan cutter :D, tapi, Kenapa.. Oh Kenapa ? tiba-tiba mata ini mengarah pada sebuah buku dengan sampul warna gelap di bagian konter Best Seller, buku dengan judul "THINK DINAR" warna keemasan langsung saya pegang dan baca sekilas daftar isinya, pun tak lama langsung saya putuskan BELI buku karangan Bapak Endy Junaedy Kurniawan itu, dan ternyata isinya luar biasa. Intinya di dalam buku itu di jelaskan dengan contoh-contoh kasus yang menjadi fakta dalam sehari-hari, tanpa kita sadari sebelumnya, ulasan-ulasan dengan contoh sehari-hari itu misalkan soal biaya sekolah, biaya hidup, haji dsb... yang tak lain selalu berhadapan dengan yg namanya Inflasi. Ok deh, kita mulai dari yang simple-simple aja untuk mengenal DINAR, seperti pertanyaan di awal paragraf.

Apa Itu Dinar ?
Dinar adalah koin emas setara dengan emas 22 karat (91,7%), Berat 4,25 gram yang saat ini dapat berfungsi sebagai alat investasi dan proteksi nilai kekayaan thd laju inflasi. Pada jaman Rasulullah dulu, DINAR di fungsikan sebagai alat mata uang. Mengenai penggunaan mata uang Dinar dapat kita lihat dari Hadits berikut :
Ali bin Abdullah menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, Syahib bin Gharqadah menceritakan kepada kami, ia berkata : saya mendengar penduduk bercerita tentang ’Urwah, bahwa Nabi S.A.W memberikan uang 1 Dinar kepadanya agar dibelikan seekor kambing untuk beliau; lalu dengan uang tersebut ia membeli 2 ekor kambing, kemudian ia jual 1 ekor kambing dengan harga 1 Dinar. Ia pulang membawa satu Dinar dan satu ekor kambing. Nabi S.A.W. mendoakannya dengan keberkatan dalam jual belinya. Seandainya ‘Urwah membeli tanahpun, ia pasti beruntung” (H.R.Bukhari)
Sobat..... , itu bunyi hadits yang usianya sudah ribuan tahun silam :D, pada bacaan itu jelas bahwa harga seekor kambing pada masa itu adalah 1 Dinar. Tapi karena kepandaian sahabat Nabi yg saat itu bisa menawar dengan 1 Dinar bisa dapat 2 kambing, dan itu pun di jual kembali 1 ekor kambing dengan harga 1 Dinar. Jadi prinsipnya Koin Dinar sebagai Mata Uang sudah di pakai sejak dahulu kala. Oh iya masalah kambing ini, jadi menarik untuk di bahas lebih detail hehe, nanti saya coba cari data-data dan informasi yang lebih lengkap yang konon sampai detik ini pun harga kambing masih 1 Dinar, atau berkisar antara 1-2 Dinar,,, What ??, Bukannya Harga Kambing Terus Meroket ya ? ... Ntar dulu, lanjut dulu postingan ini :D

Dinar vs Logam Mulia
Kalau 1 Dinar identik dengan nilai emas 22 karat dengan berat 4,25 gram, bagaimana dengan Logam Mulia ? - Pada prinsipnya keduanya sama-sama berbahan baku emas. Logam Mulia (LM) disini maksudnya adalah Emas Batangan 24 Karat yang di produksi oleh Aneka Tambang dengan berbagai ukuran berat mulai : 1 Gram, 2 Gram, 2,5 Gram, 3 Gram, 5 Gram, 10 Gram, 25 Gram, 50 Gram, 100 Gram, 250 Gram dan 1 Kg atau sobat bisa lihat screenshoot yang di ambil dari logammulia.com/gold-bar-id.php pada tanggal 12 Juni 2012 berikut ini :


Kalau di lihat dari komposisi harganya, jelas semakin kecil beratnya, mala harga LM semakin mahal kalau di hitung per-gram-nya. Sementara harga jual per gram (Buy Back Price) adalah sama untuk semua ukuran, artinya semakin kecil berat LM maka margin antara Beli dan Jual semakin besar.

Kelebihan Kekurangan | Dinar vs Logam Mulia
Sobat BC... , sampai saat ini saya sendiri belum pernah membeli dan memiliki Dinar, untuk kelebihan dan kekurangan mungkin saya bisa kasih referensi dari pendapatnya @ahmadgozali, berikut saya kopi disini saja :)
@ahmadgozali: Oke, karena banyak yg tanya ttg: Dinar vs LM. Saya bahas sebentar ya…. tag #DvsLM
@ahmadgozali: Untuk transaksi, Dinar lbh simple. Beli 10 Dinar artinya 10 keping Dinar. Harganya 10 x 1 Dinar. #DvsLM
@ahmadgozali: Kalau mau beli LM 200gr bisa 2x100gr, 4x50gr, 40x25gr, 20x10gr,100x2gr, dll…. harganya beda2 walo beratnya sama. #DvsLM
@ahmadgozali: Makin kecil pecahan LM, makin mahal harga beli per gram. Harga jual sama saja. Jadi LM pecahan kecil kurang efisien. #DvsLM
@ahmadgozali: Sedangkan Dinar sama saja, karena cuma ada 1 pecahan tadi. Selisih harga jual-beli Dinar = 4%. #DvsLM
@ahmadgozali: Selisih harga jual-beli LM bervariasi tergantung pecahan: sekitar 4% – 14% selisihnya
@ahmadgozali: Tapi Dinar lbh sulit dicari di toko emas, sedangkan LM bisa kita temukan di toko emas. #DvsLM
@ahmadgozali: Walaupun tidak jual LM, semua toko emas mau beli LM. Tapi jarang toko emas mau beli Dinar. #DvsLM
@ahmadgozali: Karena Dinar dijual di komunitas, maka layanannya lbh personal. Bisa nego, antar-jemput. Klo di toko emas bkn langganan, agak sulit :)
@ahmadgozali: Bagaimana growth harganya LM vs Dinar? Sama aja, karena keduanya emas-emas juga. #DvsLM
@ahmadgozali: Tapi untuk digadai, ada bank syariah yg memperlakukan Dinar = perhiasan, plafondnyha 85%, sedangkan LM 90%. #DvsLM
@ahmadgozali: Dinar & LM sama2 produk Antam & bersertifikat. Jadi tanpa belajar naksir emas, cukup lihat sertifikat aja udah tau kualitasnya. #DvsLM
@ahmadgozali: Yes, Dinar kena PPN. Tapi krn dijual dlm komunitas personal yg non-PKP. PPN tadi cuma sekali aja di Antam. #DvsLM
Jadi masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, apapun bentuknya baik DINAR atau LM, keduanya masih jauh lebih baik daripada kita menyimpan uang dalam bentuk Tabungan di Bank. Saya pribadi jika di suruh memilih akan mempertimbangkan beberapa hal untuk memilih beli LM atau DINAR :
  • Jika kebetulan ada dana lebih, minimal saya mampu beli emas 25 gram, maka dana tersebut akan saya belikan LM seberat 25 gram
  • Jika kebetulan dana saya hanya cukup buat beli emas < 25 gram, katakan hanya ada duit 5 juta. Lebih baik memilih beli 2 keping koin DINAR, saat menulis ini harga 1 Dinar adalah Rp2.445.025 (sumber: logammulia.com), kenapa untuk ukuran kecil saya lebih memilih DINAR ? - Jelas karena perbedaan margin beli-jual nya, DINAR lebih menguntungkan dengan margin lebih kecil di bandingkan LM dengan ukuran berat yang sebanding.
  • Kemudian jika saya membeli untuk keperluan jangka panjang, saya lebih memilih LM. Tapi jika membeli sekarang dan untuk keperluan di jual kembali setelah harga naik (bisnis :D) dengan perhitungan jangka pendek, saya lebih memilih Dinar dengan pertimbangan nilai selisih/ margin jualnya kecil thd nilai beli
  • Dan pertimbangan terakhir, tentu kemudahan untuk mendapatkannya, kemudahan juga untuk menjualnya. Jika kita berada di kota terpencil dan sulit untuk mendapatkan koin dinar karena keterbatasan gerai, sementara LM dengan mudah bisa kita beli di toko-toko emas. Tentu saja membeli LM lebih bijak, daripada susah-susah cari Dinar.
OK lah kalau begitu, ini cuman sedikit cerita saya mengenai INVESTASI DINAR dan LOGAM MULIA, berikut kelebihan dan kekurangannya berdasarkan sedikit pengetahuan saya mengenai Dinar Emas, apapun tulisan ini yang penting bisa berbagi. Untuk selanjutnya nanti saya mencoba membahas lebih detail masalah Dinar dengan beberapa kasus sehari-hari, salah satunya menabung dinar untuk Ongkos Naik Haji (ONH). Ada baiknya sobat memiliki buku "Think Dinar" sebagai referensi bacaan atau cari di internet juga banyak informasi tentang Dinar ini. Sampai disini ceritaku, Mana Ceritamu ? :D

2 komentar:

Anonim mengatakan...

alamak !!, keren banget ulasannya, terima kasih sobat, artikelnya sungguh mencerahkan.

ustadz AR RUM mengatakan...

Asslm Alaikum Wr,Wb adakah org saat ini yg memiliki Dinar Zaman Rasulullah SAW? selanjutnya Pengirim dapat memperlihatkan bila dipercaya.Wassalam

Posting Komentar

Komentar ini di moderasi, silahkan berkomentar dan jangan beri link di kolom komentar. Cukup di kolom URL yang di berikan saja :) Thx kunjungannya